Konfigurasi Router OS MikroTik menggunakan VirtualBox

6/05/2013 09:32:00 AM

MikroTik adalah sistem operasi dan perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer 

menjadi router network yang handal, mencakup berbagai fitur yang dibuat untuk IP network dan jaringan 

wireless, cocok digunakan oleh ISP, provider hotspot, & warnet. Mikrotik router adalah sistem operasi dan 

perangkat lunak yang dapat digunakan untuk menjadikan komputer biasa menjadi router network yang 

handal, mencangkup berbagai fitur yang dibuat untuk IP Network dan jaringan wireless.

Fitur-fitur tersebut diantaranya : Firewall & NAT, Routing, Hotspot, Point to Point Tunneling Protocol, DNS 

Server, DHCP dsb.

Ini dia langkah - langkahnya, Cekidoottt :D



1.   Buka Virtualbox kemudian pilih ISO “MikroTik” jika sudah semuanya disetting pilih “Start”. Dan akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Ini adalah tampilan untuk memilih menu apa saja yang akan diinstall. Disini kta akan memilih semuanya, tekan tombol “A” saja.



2.   Kemudian pada proses ini tekan tombol “I” untuk mulai menginstall dan tekan juga tombol ‘y’ untuk melanjutkan proses penginstalan. Tunggu hingga instalasinya selesai.




3.  Saat proses instalasi sudah selesai, jangan lupa kita setting “Devicesnya terlebih dahulu kemudian pilih “CD/DVD Devices” lalu hapus tanda centang pada iso mikrotiknya. Setelah itu setting juga “Machine”nya lalu pilih “Insert Ctrl+Alt+Del”. Jika sudah kemudian kita “Reboot” Ini dilakukan supaya  pada saat kita reboot MikroTik yang sudah kita install tidak akan terinstall kembali.




4. Pada proses ini kita tekan “y” saja.


5. Kemudian kita login.


6.  Jika sudah login akan muncul tampilan seperti dibawah ini. Tekan enter untuk melanjutkan.


7. Nah jika sudah ada tanda “[admin@MikroTik] >” berarti tandanya kita sudah bisa menggunakan MikroTiknya. Disini kita akan mulai mensetting IP addressnya. Perintah untuk mensetting Ip address “ip address add address= (ip yang akan digunakan jangan lupa menggunakan tanda “/” slash berapa yang akan digunakan) interface=ether1 atau 2”. Ether1 biasanya ditujukan sebgai gateway, server atau sebagai Ip yang nanti akan ditujukan untuk internet. Sedangkan Ether2 biasanya digunakan sebagai Ip LAN.


8. Ketikkan perintah “ip address pr/print” untuk membuktikan apakah IP sudah terpasang atau belum. Disini kita lihat bahwa IP sudah ada dan terpasang.


 9. Langkah selanjutnya buat gateway atau ip routenya, ketikkan pertintah “ip route add gateway=(ip servernya)” dan buat DNS nya ketikkan perintah “ip dns set servers=(ip serversnya)”. Untuk memeriksanya ketikkan perintah “ip route pr/print” untuk gateway, dan “ip dns pr/print” untuk DNS.



10. Kemudian buat NAT Masqueradenya dengan mengetikkan perintah “ip firewall nat chain=srcnat action=maquerade out-interface=ether1


11. Jika semua perintah sudah dibuat, coba ping google untuk membuktikan pakah jaringa n sudah tersambung atau belum. Dibawah ini bukti bahwa jaringan telah tersambung.




Nah gimana mudah bukan?? Selamat Mencobaa :D
6

You Might Also Like

1 komentar

About Me

Like us on Facebook